Dehumanisasi Dalam Pendidikan Bahasa Indonesia: Kritik Dan Solusi Humanis Untuk Pembelajaran Yang Memberdayakan
DOI:
https://doi.org/10.31004/pijarwiyata.v1i2.22Keywords:
dehumanisasi, pedagogi kritis, humanisasi pendidikan, pembelajaran Bahasa Indonesia, pemberdayaan siswaAbstract
Fenomena dehumanisasi dalam pendidikan, khususnya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, merepresentasikan krisis paradigmatik yang berdampak pada peran siswa sebagai subjek aktif pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk dehumanisasi dalam praktik pedagogis, mengkritisi kurikulum dan strategi pengajaran yang hegemonik, serta menawarkan model alternatif pembelajaran yang bersifat humanistik dan kritis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur sistematis dan reflektif, mengulas literatur ilmiah bereputasi (SINTA 2 dan Scopus Q1–Q4) yang diterbitkan dalam kurun 2015–2025. Analisis tematik-kritis dilakukan dengan kerangka teori Paulo Freire, Carl Rogers, Ki Hajar Dewantara, dan Henry Giroux.
Hasil kajian menunjukkan bahwa dehumanisasi terjadi melalui praktik bahasa yang mendukung, kurikulum yang bersifat represif dan sentralistik, serta pedagogi yang menolak agensi dan identitas siswa. Sebaliknya, prinsip pedagogi humanistik dan kritis menawarkan pendekatan yang berpusat pada kemanusiaan, kesadaran sosial, dan dialog transformatif. Model alternatif yang dikembangkan dalam artikel ini menekankan pembelajaran kolaboratif, partisipatif, dan reflektif, dengan guru sebagai fasilitator pemberdayaan dan siswa sebagai agen aktif dalam membentuk makna, identitas, dan perubahan sosial. Simpulan utama menekankan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia yang memberdayakan tidak hanya membangun kecakapan linguistik, tetapi juga kesadaran kritis dan tanggung jawab sosial peserta didik.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ja’far Shodiq, Shohib Abdul Aziz, Laily Nurul Agustin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



